Archive for June, 2007

Matahari, bulan dan bintang

Monday, June 18th, 2007

Matahari, bulan dan bintang.
Ketiganya merupakan karya cipta yang serba Maha Segala-galanya. DIA hanya cipatkan  satu Matahari, satu Bulan yang mengitari bumi tetapi berjuta bintang yg sinarnya kerlap-kerlip di kegelapan malam.
Matahari memberikan cahaya kepada bulan sehingga bulan dapat nikmati hangatnya sinar matahari yg jatuh di permukaan bulan. Dengan sinar dari matahari itulah bulan dapat bersinar dan terlihat indah ketika anak manusia melihatnya dari bumi.

Entah sudah berapa lagu yang terinspirasi dari Matahari, Bulan juga Bintang serta lirik lagu yg memuat kata Matahari, Bulan dan Bintang.
"Jangan berhenti … mencintaiku … meski Mentari berhenti bersinar .. jangan berubah sedikitpun … di dalam cintamu … ku temukan bahagia .." (Titi Dj song)
"Pernah kau lihat bintang..bersinar putih penuh harapan..Tangan halusnya terbuka..Coba temani, dekati aku..Selalu terangi gelap malamku" (Peterpan song)
"
  kutanya rembulan…

  dimana dirimu kini…

  saat ku terbangun

  dari tidurku ini"    (Gigi song)

Mentari dgn sinarnya mampu memberikan kehangatan bagi yg hidup di bumi dah sinarnya kepada bulan tuk terangi bumi yg memasuki waktu malam. Di malam yang cerah, bulan yg bersinar indah dan bintang-bintang.
Keindahan bulan dan kehangatan matahari hanya bisa dirasakan oleh anak manusia yg hidup di atas bumi. Merekalah yang tau, betapa hangatnya sinar mentari (walo terkadang panas ketika siang hari) dan betapa indahnya sinar bulan di malam hari.
Sedangkan bulan ??? bulan tetap dingin karena memang sudah ditakdirkan Sang Pencipta seperti itu … gelap dan dingin …
"Tuhan … Mengapa bumi terasa hangat karena sinar mentari yg KAU arahkan kesana dan makhluk di bumi melihat aku begitu indah di malam hari karena cahaya Matahari sedangkan aku tidak merasakan hangat dan indahnya diriku .. Mengapa Tuhan?" tanya bulan kepada Sang Pencipta.
"AKU ciptakan Matahari yg begitu panasnya dan engkau begitu dingin semuanya untuk keseimbangan dan berbagi rasa,indahnya sinar bulan di malam hari yg berasal dari matahari serta hangatnya sinar Matahari ke berikan kepada mereka yang hidup di Bumi. Karena Matahari yg begitu panas hingga mengeluarkan sinar, engkau (bulan) dapat bersinar di malam hari dan indah terlihat dari bumi. Walau Matahari jauh dari dirimu, kau tetap akan terlihat indah selama di bumi tidak ada awan yg menutupi dirimu.. dan ku temani dirimu (bulan) dengan bintang-bintang agar kau tidak merasa sendiri jg makin terlihat indah walau bintang tidak seindah dan seterang cahayamu bulan" jawab Sang PENCIPTA.

Bumi bersama bulan mengitari matahari dengan orbitnya masing2 … Entah apa yg terjadi bila matahari berhenti bersinar …? Yg pasti, bulan tak lagi indah … bumi tak  lagi hangat … Dingin .. Gelap … Tak ada lagi keindahan itu dan kehangatan itu … " Semoga saja tidak …

Matahari bulan dan bintang … Berikan cahaya di waktu yg dikehendaki … Matahari siang adalah waktumu bersinar … Bulan dan Bintang tugas kalian berikan cahaya di malam hari .. Dengan sinar bulan dan bintang yg tidak tersaa panasnya, semua yg ada di bumi yg merasakan malam dapat beristirahat tuk bersiap menanti kedatangan Matahari dengan kehangatan yg dinanti semua makhluk yang ada di bumi.

Apa jadinya kalo sinar bulan dan cahaya kerlip bintang terasa hangat di malam hari …???  Entahlah ….

 

Tak akan ada cinta yg lain

Monday, June 11th, 2007

Haruskah kuulagi lagi
Kata cintaku padamu
Yakinkan dirimu

Masihkah terlintas di dada
keraguanmu itu
susahkan harimu

Tak akan ada cinta yang lain
Pastikan cintamu hanya untukku
Pernahkah tebersit olehmu
Akupun takut kehilangan
dirimu …

Ingatkah satu bait kenangan
Cerita cinta kita
Tak mungkin terlupa

Buang semua angan burukmu itu
Percaya janji kita
Aku cinta padamu

Tak akan ada cinta yang lain
Pastikan cintamu hanya untukku
Pernahkah tebersit olehmu
Akupun takut kehilangan
dirimu …

Terima kasih Ibu …

Friday, June 8th, 2007

Sebuah cerita tentang seorang anak dan bundanya …

" BUNDA… "

Suatu saat bunda saya mengajak saya
untuk berbelanja bersamanya karena dia
membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya
sebenarnya tidak suka pergi
berbelanja bersama dengan orang lain,
dan saya bukanlah orang yang sabar,
tetapi walaupun demikian kami berangkat
juga ke pusat perbelanjaan tersebut.

Kami mengunjungi setiap toko yang
menyediakan gaun wanita, dan bunda saya
mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan
semuanya. Seiring hari yang
berlalu, saya mulai lelah dan bunda saya
mulai frustasi. Akhirnya pada toko
terakhir yang kami kunjungi, bunda saya
mencoba satu stel gaun biru yang
cantik terdiri dari tiga helai. Pada
blusnya terdapat sejenis tali di bagian
tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran
saya, maka untuk kali ini saya ikut
masuk dan berdiri bersama bunda saya
dalam ruang ganti pakaian, saya melihat
bagaimana ia mencoba pakaian tersebut,
dan dengan susah mencoba
untuk
mengikat talinya. Ternyata,
tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan
oleh penyakit radang sendi dan sebab itu
dia tidak dapat melakukannya, seketika
ketidaksabaran saya digantikan oleh
suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya.
Saya berbalik pergi dan mencoba
menyembunyikan air mata yang keluar
tanpa saya sadari. Setelah saya
mendapatkan ketenangan lagi, saya
kembali masuk ke kamar ganti untuk
mengikatkan tali gaun
tersebut. Pakaian ini begitu indah,dan
dia membelinya.

Perjalanan belanja kami telah berakhir,
tetapi kejadian tersebut terukir dan
tidak dapatterlupakan dari ingatan saya.

Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya
tetap saja kembali pada saat berada di
dalam ruang ganti pakaian tersebut dan
terbayang tangan bunda saya yang
sedang berusaha mengikat tali blusnya.
Kedua tangan yang penuh dengan kasih,
yang pernah menyuapi saya, memandikan
saya, memakaikan baju, membelai
dan
memeluk saya, dan terlebih dari
semuanya, berdoa untuk saya, sekarang
tangan itu telah menyentuh hati saya
dengan cara yang paling membekas dalam
hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi
ke kamar bunda saya, mengambil
tangannya, menciumnya …
dan yang membuatnya
terkejut,memberitah ukannya
bahwa bagi saya kedua tangan tersebut
adalah tangan yang paling indah di
dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa
Tuhan telah membuat saya dapat
melihat dengan mata baru, betapa
bernilai dan berharganya kasih sayang
yang penuh pengorbanan dari seorang
bunda. Saya hanya dapat berdoa bahwa
suatu hari kelak tangan saya dan hati
saya akan memiliki keindahannya tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban,
segala ciptaan Tuhan yang begitu agung,
tetapi tak satu pun yang dapat
menandingi keindahan tangan bunda…

" Lakukanlah yang Terindah dan Terbaik
yang Anda dapat persembahkan Untuknya"

I ALWAYS LOVE MY MOM….^_^

Terima kasih Ibu … ( Kapan ya terakhir aku ucapkan itu …? )

   

Belajar dari jam … Ok …

Friday, June 8th, 2007

BELAJAR DARI SEBUAH JAM.

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.
"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,536,000 kali selama setahun?".
"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?".
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"
"Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.
"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"
"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.
Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam :"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?".
"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.
Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti.
Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,536,000 kali.

Renungan :
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala beban yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggaptidak mungkin untuk dilakukan sekalipun.

Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.
Berjuanglah, sampai anda benar2 jatuh dan tidak berdaya lagi

For whitecandle

Sunday, June 3rd, 2007

Just stand beside me then we go to lovely place we have never been there before.
When you tire …
Just sit in front of me so i can see and feel the beauty of yours then talk about the world and it’s content
When you tire …
Just lay on your body on your bed then take a good rest and i will come into your sweet dream until the sun give it’s light for all of us.

Love you so much,white candle.
= Fath =

Labirin … ???

Sunday, June 3rd, 2007

Labirin … ada berbagai macam bentuk dan modelnya, lingkaran dan kotak … taman labirin dibuat oleh perancangnya sedemikian hingga seseorang yang masuk dalam ke dalam taman itu harus mencari jalan keluar dari tempat itu … Butuh kesabaran dan konsentrasi yang tinggi untuk mencapai jalan keluar dari taman labirin … Capek dan lelah jelas dua hal yang akan dialami ketika harus berputar kembali ke jalan yang sudah terlewati … Intuisi juga sangat dibutuhkan dalam melewati taman labirin … "Dimana ya ujungnya … ?" serasa berjalan tanpa ujung ketika berputar-putar di dalam taman labirin dan hanya menemukan jalan buntu… Berjalan di dalam taman labirin agak-agak sulit tapi dengan melihat petunjuk mungkin sedikit membantu untuk menemukan ujung dari taman labirin … Ya, dengan petunjuk yang ada disekitar taman labirin juga kesabaran sangat dibutuhkan .. Tidak sedikit yang keluar lagi ke garis awal karena merasa tidak mampu untuk menemukan jalan kelaurnya … Petunjuk yang sudah dibuat sang perancang tentunya sangat membantu berjalan di dalam taman labirin untuk menemukan jalan keluar dari taman labirin.

Petunjuk, kesabaran dan kemampuan membaca petunjuk … semoga bisa menemukan jalan di dalam taman labirin …
Mo ikut  masuk ke taman labirin ? sepertinya kita semua sudah bermain dan masuk dalam taman labirin … Tinggal ikuti petunjuk, kesabaran dan belajar untuk memahami petunjuk yang ada .. ya kalo ga bisa juga ikutin orang yang sudah bisa menemukan jalan keluarnya aja deh … hehehe

Sunp0014

Kisah cinta seorang dinda

Sunday, June 3rd, 2007

Kisah Cinta Seorang Dinda
Satu kisah Cinta Biasa

Suami saya adalah seorang jurnalis, saya mencintai sifatnya yang spontan dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya
ketika bersandar dibahunya.3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa
pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa letih…lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindui saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang sentiasa mengharapkan belaian ayah dan ibunya. Tetapi,semua itu tidak pernah saya peroleh. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkawinan kami telah mematahkan semua harapan saya terhadap cinta yang ideal.Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan penceraian.
"Mengapa?"Dia bertanya dengan nada terkejut. "dinda letih, Abang tidak pernah
mencoba memberikan cinta yang dinda inginkan." Dia diam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.
Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?
Dan akhirnya dia bertanya.
"Apa yang bisa Abang lakukan untuk mengubah fikiran dinda?" Saya menatap matanya
dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan."dinda ada 1 pertanyaan, kalau Abang menemukan jawabannya didalam hati dinda maka dinda akan mengubah fikiran dinda; Seandainya,dinda menyukai sekuntum bunga cantik yang ada ditebing gunung dan kita berdua tahu jika Abang memanjat gunung-gunung itu, Abang akan mati.
Apakah yang Abang akan lakukan untuk dinda?"
Dia termenung dan akhirnya berkata, "Abang akan memberikan jawapannya esok." Hati saya terus gundah mendengar responnya itu.
Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan…
‘Sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan Abang untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama itu menghancurkan hati saya. Namun, saya masih terus ingin membacanya.
"dinda boleh mengetik di komputer dan selalu mengusik program didalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Abang harus memberikan jari-jari Abang untuk membantu dinda memperbaiki
program tersebut."
"dinda selalu lupa membawa kunci rumah ketika dinda keluar, dan Abang harus memberikan kaki Abang untuk menendang pintu, dan membuka pintu saat dinda pulang." "dinda suka jalan-jalan di shopping center tetapi selalu tersesat bahkan ada saatnya tersesat di tempat-tempat baru yang dinda kunjungi, Abang harus mencari dinda dari satu tempat ke tempat yang lain untuk membawa dinda kembali ke rumah."
"dinda selalu pegal pegal sewaktu ‘teman baik’ dinda datang setiap bulan, dan Abang harus memberikan tangan Abang untuk memijit dan mengurut kaki dinda yang pegal
itu."
"dinda lebih suka duduk di rumah, dan Abang selalu risau kalau kalau dinda menjadi Bosan. Dan Abang harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkan hati dinda dirumah atau meminjamkan lidah Abang untuk menceritakan hal-hal lucu yang Abang alami."
"dinda selalu menatap komputer, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan mata dinda, Abang harus menjaga mata Abang agar ketika kita tua nanti, abang dapat menolong mengguntingkan kuku dinda dan memandikan dinda."
"Tangan Abang akan memegang tangan dinda, membimbing menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna
bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah dinda." 
"Tetapi sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, Abang tidak sanggup melihat airmatamu mengalir menangisi kematian Abang."
"Sayangku, Abang tahu, ada banyak orang yang mencintaimu lebih daripada cinta Abang kepada dinda."
"Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan oleh tangan, kaki, mata Abang tidak cukup bagi dinda. Abang tidak akan menahan dinda mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakan dinda."
Airmata saya jatuh ke atas tulisannya hingga membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya lagi.
"Dan sekarang, dinda telah selesai membaca jawaban Abang. Jika dinda puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan Abang tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, Abang sekarang sedang berdiri di luar sana menunggu jawaban dinda." "Tetapi, jika dinda tidak puas, sayangku…biarkan Abang masuk untuk mengemaskan barang-barang Abang,dan Abang tidak akan menyulitkan hidup dinda. Percayalah, kebahagiaanAbang adalah bila dinda bahagia."
Saya tertegun. Segera saya memandang pintu yang sedang tertutup rapat.
Lalu saya segera berlari membukakan pintu dan melihatnya berdiri didepan pintu dengan wajah gusar sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.

Oh! Kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam ‘wujud’ yang kita inginkan, maka cinta itu telah hadir dalam ‘wujud’ yang tidak pernah kita bayangkan sebelum ini.

#Tulisan di atas bukan saya yang menuliskan ceritanya … saya dapatkan dari kompetisi menulis cerita dan sang penulisnya menang di salah satu website provider jasa telekomunnikasi yang ada di indonesia#

Kalo boleh saya berpendapat dari cerita di atas adalah "Mencintai adalah mengerti dan memberi tanpa berharap untuk dimengerti dan diberi".

Bagaimana dengan anda ?

Happy Birthday to u

Sunday, June 3rd, 2007

Happy birth day to you .. happy birthday to you .. happy birhtday happy birthday .. happy birthday to youuuu …

Lagu yang populer dinyanyikan ketika seseorang merayakan yg katanya seh ulang tahun … tapi benar ga ya … coba deh liat blog saya yg tentang ulang tahun yang intinya seh ga ada satu detik pun berulang apalagi tahun …

Sebuah kue tart dan lilin yg terhias diatasnya mungkin jadi pemandangan yang biasa di perayaan ulang tahun,seperti foto saya waktu kecil ketika tepat berumur satu tahun.

Sejumlah bilangan mewakilkan waktu yg telah terlewati dari masa ‘ulang tahun saya yang pertama’ hingga detik saya menuliskan blog ini. Berbagai fenomena yang terjadi, entah itu suka atau duka, sedih dan bahagia atau  pasangan kata yang berlawanan lainnya memenuhi bagian-bagian dalam pikiranku.

Doa-doa terpanjatkan setiap ulang tahun (semoga ga hanya pas ulang tahun aja doa-doanya).. amiin semoga doa yang tersampaikan terkabulkan oleh Yang Maha segala2nya ..

Amiinn amiin ya robbal’alamiin.